Kades Mekar Jaya: Bila Terbukti Pembangunan Jembatan Tidak Sesuai Spesifikasi Bongkar Saja

Lampung Selatan, Narasi24.id – Banyaknya pemberitaan online yang beredar atas dugaan Pembangunan Jembatan di Dusun Way Mekar jaya, Desa Mekar Jaya,Kecamatan Merbau Mataram Disinyalir Tidak Sesuai Spesifikasi.

Proyek pembangunan jembatan di Desa Mekar Jaya Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan disinyalir menggunakan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh pemerintah melalui dinas PUPR.

Proyek pembangunan jembatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan yang menelan anggaran Rp.993.437.357,08 dengan masa pengerjaan 120 hari kalender dan sebagai pelaksana CV.Ravandra Perdana dengan konsultan pengawas CV.Lorinsa Sejahtera, diduga menggunakan batu untuk bronjong yang kualitasnya sangat jauh dari standar PU.

Berdasarkan hasil penelusuran awak media dilapangan Kamis 24/11/2022 nampak jelas batu yang digunakan untuk bronjong bukan batuan keras melainkan Batu yang sangat mudah sekali dihancurkan dan kawat yang digunakan diduga tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Salah satu masyarakat “muzakir” Mencurahkan kekecewaannya atas pembuatan Jembatan tersebut yang menurutnya kurang maksimal dalam pengerjaan maupun bahan baku yang digunakan.

“Saya bukan tidak bersyukur mas dengan pembuatan Jembatan ini, tapi kalau yang saya amati bahan baku seperti batu nya itu memang sangat kurang keras, ditambah talutnya hanya sebelah ujung saja sebelah sini tidak, takut tidak bertahan lama saja sih mas Jembatan ini” Ujar Muzakir masyarakat setempat.

Diduga buruknya Material/bahan baku dalam pengerjaan tersebut Pudin S, E Kepala Desa Mekar Jaya Angkat Bicara Pihaknya sangatlah kecewa bila cara pengerjaan pembuatan Jembatan APBD yang menelan anggaran ratusan juta tersebut,terbukti tidak sesuai spesifikasi menurutnya lebih baik dibongkar kembali.

pasalnya menurut Pudin S, E akan bisa berdampak buruk terhadap Masyarakat didesanya mau pun didesa lain yang melintas di jembatan tersebut Nantinya.

“Bila terbukti pengerjaan proyek Jembatan itu tidak sesuai spesifikasi saya meminta kalau bisa di bongkar kembali mas, karena bisa berdampak burung terhadap pengendara yang melintasi jembatan itu terutama masyarakat didesa saya mau pun didesa lainnya yang melintas” Ujar Pudin S,E Kepala Desa (Kades) setempat.

Pudin S,E (Kades) Mengatakan Sebelumnya sudah pernah iya Tegur pengawas Pelaksana mau pun Pengawas PU dilokasi tersebut, bahwa material yang digunakan jauh dari kelayakan standar PU bahkan tidak sesuai spesifikasi namun pihak pengawas dilokasi tidak memperdulikan teguran Pudin SE selaku kepala desa (Kades) setempat.

“Sudah pernah saya tegur mas pengawas lapangan dan pengawas PU prihal Bahan baku yang saya lihat tidak sesuai spesifikasi, waktu saya ke lokasi, namun diabaikan teguran saya oleh mereka yang perlu dicatat juga mas pihak desa mau pun saya tidak ada didalamnya” Ujar tambahan Pudin SE Kepala Desa (Kades) Mekar jaya tersebut. (FH)

(Visited 114 times, 1 visits today)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *